Tidak Ada yang Tidak Mungkin dalam Hidup ini

Tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini. Kalimat tersebut sering saya ulang baik ketika saya mengajar di hadapan mahasiswa maupun ketika ngobrol dengan orang-orang yang sedang membangun impian dan berburu inspirasi.

Kenapa tidak ada yang mustahil? Iya karena Allah subhanahu wa ta’ala sendiri sudah berjanji dalam Al-Qur’an, sebagaimana dalam firmanNya Surat Al-Baqarah ayat 186:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ‌ۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ‌ۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِى وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِى لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ

Artinya: “Dan apabila bamba-bamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Dalam SuraAl-Mu’min (40) ayat 60, Alloh SWT berfirman: Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.

Dan masih banyak ayat dalam Al-Qur’an yang menergaskan bahwa manusia boleh bermimpi yang besar, kemudian berikhtiar dengan kesungguhan dan Alloh lah yang akan memenuhi ikhtiar dan aoa-doa kita.

Silakan bermimpi, jangan takut dengan kondisi dan keadaan kita hari ini. Ingat pepatah! Tidak penting sekarang ada di mana, yang penting adalah di mana kita akan Sampai…

Merasakan Sejuknya AC Lagi

Tidak sedikit yang menyangka rumah saya bagus, perabotan lengkap dan mahal, kamar tidur nyaman ber AC. Nggak salah juga sih mereka menyangka seperti itu. Maklum, konon katanya saya memiliki tampang wong sugih hehe. Semoga doa mereka Alloh SWT ijabah. Amiin.

Padahal kenyataannya rumah ku tipe 36 di perumahan RSS (alhamdulillah punya rumah walau ngutang, mohon doanya tahun depan lunassss). Televisiku model tabung 12 inchi, magic com tutupnya sudah sudah rusak, maklum sudah kemakan usia sehingga agar bisa menutup dengan sempurna, harus dikasih pemberat berupa layah atau glithu.

Rumah ku ber AC? Iya juga ber AC… setidaknya mulai hari ini. Karena mulai hari ini tukang pasang AC sudah berbaik hati memasangkan alat penyejuk ruangan untuk rumah ku yang mungil dan sederhana ini. Kami baru merasakan sejuknya rumah kembali sejak tahun 2009. Tahun 2009 adalah tahun terakhir kami merasakan sejuknya rumah ber AC.

Kok?

Iya, pada tahun itu kami terpaksa harus menjual AC demi menyambung hidup keluarga. Termasuk juga menjual kulkas, meja, kursi, sofa, tempat tidur dan lain-lain. Berikhtiar agar kami bisa makan.

Kembali ke AC…

Kami menggunakan sarana penyejuk ruangan setelah vakum selama 9 tahun. Lama juga ya. Sudah berapa kali anak-anak merengek minta dibelikan AC agar tidurnya tidak gembrobyos kepanasan.

Kali ini kami lihat betapa Faiq dan Hulwah merasakan kebahagiaan dengan hadirnya alat penyejuk ruangan di kamarnya dan kamarku, satu AC utk dua kamar. Semoga membawa berkah. Amiin.

 

Suka Makanan Gosong

Umumnya orang suka dengan makanan yang dimasak secara sempurna yang dalam proses memasaknya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya gosong dan lain-lain.

Tapi tidak bagi saya. Entah kenapa saya suka dengan masakan atau makanan gosong.

Pada suatu ketika ibuku memasak nasi dengan cara ngeliwet. Karena suatu keperluan ke warung atau api nya kegedean, nasi yang sedang dimasak tersebut gosong. Betapa panik ibuku menyaksikan nasinya gosong. Tapi tidak bagi saya, saya malah seneng dengan kondisi nasi liwet yang gosong.

Jika sudah begini, biasanya saya yang menghabiskan nasi yang gosong terbut. Pernah juga pedagang bubur ayam yang keheranan karena saya menyukami bubur ayam yang gosong. Biasanya bubur yang terlanjur gosong harus dibuang. Untuk kali ini tidak, karena saya siap untuk memakan bubur ayam yang gosong tersebut.

Dan masih banyak lagi aneka makanan yang saya sukai jika makanan tersebut gosong.

Aneh tapi nyata… kata orang hehe

Ikhtiar Memaksimalkan Potensi Kreatif dan Inovatif Siswa

Pendidikan memiliki tugas besarnya, yaitu yang pertama, pendidikan menyiapkan generasi yang mempunyai kemampuan adaptasi terhadap lingkungan. Yang kedua pendidikan menyiapkan agar mereka mampu mengatasi masalah-masalah yang ditemukan dengan cara-cara yang baru.

Melalui hal yang pertama, siswa belajar untuk memahami kondisi dan pola yang ada disekitar mereka. Sedangkan yang kedua mendorong siswa untuk berkreasi dan berinovasi. Dua fungsi tersebut harus dioperasikan secara seimbang. Pengembangan pendidikan melalui model entrepreneur menjadi alternatif yang sesuai dengan dua fungsi pendidikan tersebut karena sangat menekankan pada pembentukan perilaku untuk menciptakan dan berinovasi.

Pendidikan entrepreneur akan menjadi jalur baru bagi siswa untuk mempunyai potensi dalam berkreasi dan berinovasi. Siswa akan mempunyai jiwa eksplorasi untuk mencari peluang dan berani mengambil resiko untuk mencoba hal-hal baru. Di masyarakat sudah ada contoh nyata kalau ada orang-orang biasa yang dapat menciptakan sesuatu dan hasil ciptaannya diakui oleh masyarakat.
Oleh karena itu salah satu kegiatan yang bisa mengasah potensi kreasu dan inovasi adalah Entrepreneurs Day yang digagas dan diselenggarakan oleh SDIT Wirausaha Indonesia.

Mensyukuri Nikmat Umur ke 45

Alhamdulillaah… Usiaku kemarin genap 45 tahun. Seperempat populasi rambutku sdh mulai bersinar putih.

Saya berupaya selalu belajar, belajar & belajar dlm meniti hidup ini. Sekalipun dlm proses pembelajaran itu bnyk ketidaksempurnaan.

Ketika mengalami fase kebangkrutan, kami belajar untuk tetap bersyukur. Ketika mengalami fase kelaparan, kami belajar. Ketika mengalami kebangkitan dari keterpurukan, kami jg belajar. Ketika mengalami kebahagiaan, kami jg belajar berbagi dg sesama.

Dalam hidup, kita bukan menunggu badai utk segera berlalu, tetapi, kita harus bisa menari ditengah gemuruh badai. Kita harus pandai bersyukur & menikmati ujian hidup yg Alloh SWT berikan.

Alloh sungguh Maha bijak dan Maha tahu kebutuhan manusia.

Di usiaku yg mulai berjalan 46 tahun ini, saya tetap berupaya utk tetap belajar menjadi manusia yg berguna bagi manusia lainnya.

Dg belajar, insya Alloh kita akan terhindar dari kebodohan, kesombongan, keangkuhan, dan perasaan merasa pintar sendiri.

#terimakasih_yaa_Allooh

Kewirausahaah Untuk Anak, Perlukah?

Tidak sedikit yg menanyakan: “Sekolah tingkat dasar kok diajarin kewirausahaan, anak2 diajari dagang donk, emang perlu dan sudah waktunya?”

Saya jawab: Kewirausahaan itu banyak dimensinya, diantaranya kreatifitas, inovasi dan perdagangan.
Kewirausahaan utk siswa level SD adalah membangun kemandirian pada anak dan menumbuhkan kreatifitas pada setiap perilaku anak.
Jadi, pada level ini anak tdk diajari berdagang, ilmu berdagang ada bab tersendiri khususnya pada level SMA atau sederajat.
Fokus pelajaran kewirausahan pada anak adalah: bagaimana agar anak bisa menciptakan sesuatu, dimana sesuatu itu bisa berguna bagi diri dan lingkungannya.
Insya Alloh, walloohu a’lam.

Persekusi Ibadah

Fenomena penolakan yang dilakukan berkali-kali oleh ormas tertentu sepertinya bukan hal yang baru. Kenapa?

Dalam banyak kejadian pada level yang lebih kecil, seringkali suatu masjid dilarang oleh jamaah tertentu ketika mau mengadakan acara tertentu. Ini hal yang sudah amat biasa. Padahal kegiatannya juga kegiatan yang bersifat umum, misalnya kajian Al-Qur’an, kajian tauhid dan lain-lain.

Mereka tidak peduli, apakah suatu kegiatan itu mendatangkan pahala. Yang mereka pedulikan adalah manakalah kegiatan itu bukan kelompoknya yang mengadakan, maka harus dibubarkan.

Repot yah… Trus apa sebenarnya apa yang mereka cari di dunia ini? Bukannya pahala yang dicari?