Merasakan Sejuknya AC Lagi

Tidak sedikit yang menyangka rumah saya bagus, perabotan lengkap dan mahal, kamar tidur nyaman ber AC. Nggak salah juga sih mereka menyangka seperti itu. Maklum, konon katanya saya memiliki tampang wong sugih hehe. Semoga doa mereka Alloh SWT ijabah. Amiin.

Padahal kenyataannya rumah ku tipe 36 di perumahan RSS (alhamdulillah punya rumah walau ngutang, mohon doanya tahun depan lunassss). Televisiku model tabung 12 inchi, magic com tutupnya sudah sudah rusak, maklum sudah kemakan usia sehingga agar bisa menutup dengan sempurna, harus dikasih pemberat berupa layah atau glithu.

Rumah ku ber AC? Iya juga ber AC… setidaknya mulai hari ini. Karena mulai hari ini tukang pasang AC sudah berbaik hati memasangkan alat penyejuk ruangan untuk rumah ku yang mungil dan sederhana ini. Kami baru merasakan sejuknya rumah kembali sejak tahun 2009. Tahun 2009 adalah tahun terakhir kami merasakan sejuknya rumah ber AC.

Kok?

Iya, pada tahun itu kami terpaksa harus menjual AC demi menyambung hidup keluarga. Termasuk juga menjual kulkas, meja, kursi, sofa, tempat tidur dan lain-lain. Berikhtiar agar kami bisa makan.

Kembali ke AC…

Kami menggunakan sarana penyejuk ruangan setelah vakum selama 9 tahun. Lama juga ya. Sudah berapa kali anak-anak merengek minta dibelikan AC agar tidurnya tidak gembrobyos kepanasan.

Kali ini kami lihat betapa Faiq dan Hulwah merasakan kebahagiaan dengan hadirnya alat penyejuk ruangan di kamarnya dan kamarku, satu AC utk dua kamar. Semoga membawa berkah. Amiin.

 

Suka Makanan Gosong

Umumnya orang suka dengan makanan yang dimasak secara sempurna yang dalam proses memasaknya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya gosong dan lain-lain.

Tapi tidak bagi saya. Entah kenapa saya suka dengan masakan atau makanan gosong.

Pada suatu ketika ibuku memasak nasi dengan cara ngeliwet. Karena suatu keperluan ke warung atau api nya kegedean, nasi yang sedang dimasak tersebut gosong. Betapa panik ibuku menyaksikan nasinya gosong. Tapi tidak bagi saya, saya malah seneng dengan kondisi nasi liwet yang gosong.

Jika sudah begini, biasanya saya yang menghabiskan nasi yang gosong terbut. Pernah juga pedagang bubur ayam yang keheranan karena saya menyukami bubur ayam yang gosong. Biasanya bubur yang terlanjur gosong harus dibuang. Untuk kali ini tidak, karena saya siap untuk memakan bubur ayam yang gosong tersebut.

Dan masih banyak lagi aneka makanan yang saya sukai jika makanan tersebut gosong.

Aneh tapi nyata… kata orang hehe