Pejuang, Penjajah dan Penghianat

Perjuangan menegakkan dan mempertahankan kebenaran selalu mendapati halangan dan rintangan yang tidak kecil. Pada masa perjuangan memerdekakan negeri ini, penjajah men-cap para pejuang dengan sebutan “ektsrimis”. Kata ekstrimis menurut penjajah sama artinya dengan penjahat yang harus dilenyapkan dari muka bumi.

Tidak sedikit warga pribumi yang nyinyir dengan kelompok pejuang ini bahkan mereka juga rela menjadi barisan tentara belanda atau menjadi mata-mata penjajah untuk mengetahui posisi dan kekuatan persinil dan logistik yang dimiliki pejuang.

Jadi, para pejuang kemerdekaan menghadapi dua musuh utama, yaitu PENJAJAH belanda dan pribumi PENGHIANAT. Betapa berat perjuangan. Tidak heran, Belanda mampu melanggengkan kuku penjajahannya di bumi Nusantara selama 350 tahun.

Sejarah selalu terulang kembali, ada pejuang, penjajah dan penghianat. Pertanyaannya adalah, kita berada di posisi yang mana?

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Korps_Marechaussee_te_Voet

PKS Berjanji Menghapus Pajak Motor

Geli ya, pro-kontra janji PKS menghapus pajak motor jika PKS menang pemilu. Yang kontra ini mungkin jenis manusia yang sok-sok an peduli negara. Padahal paham juga kagak masalah urusan pendapatan negara😂.

Andai kebijakan ini bisa dilaksanakan, yang untung tentu saja rakyat juga. Bayangkan ada berapa puluh juta rakyat yang terbebas dari urusan ini. Sekali-kali rakyat merasakan untung, apa salah? Rakyat jangan diperas melulu dengan seabrek pungutan pajak ini-itu. Yuk mikir yang enak.

Inilah kerennya PKS. PKS selalu membangun dialog dan diskusi mengenai konsep dan narasi mengenai kebijakan publik yang akan digulirkan PKS. Hal inilah salah satu yang membuat saya jatuh hati dan selalu memilih PKS sejak pemilu 1999.

Selain itu, saya juga sangat suka dengan para kadernya yang terkesan memiliki pendidikan yang baik, loyal dan tidak brangasan seperti partai sebelah yang sedikit-sedikit rusuh.

Sejak dulu PKS selalu membangun budaya dialog dengan berbagai kalangan.

Aku Pilih PKS no.8, kamu?

 

PKS, Benteng Terakhir Umat di Parlemen

Tahukah anda? Jika sesuatu itu dinggap tidak ada, atau jika pun dianggap ada tapi sebatas pelengkap penderita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka manusia seluruhnya akan cuek bebek.

Tetapi, jika sesuatu itu dianggap akan mengancam status quo, maka arah panah akan menuju sesuatu itu. PKS adalah partai kecil, tetapi banyak pihak yang berupaya meniadakan wujud dan perannya dalam jagad demokrasi Indonesia.

Kenapa? Karena PKS adalah benteng terakhir umat di Parlemen…

Reuni 212 2018 (3)

Subhanalloh, tdk henti-hentinya rasa ini selalu bersyukur dan terharu. Betapa kami merindukan kejayaan Islam hadir di negeri kami.

Tidak ada yg mustahil jika keimanan yang berbicara. Ada sepasang suami istri yang berangkat dari Solo menggunakan sepeda motor, semalam sampai di Masjid Cut Meutia sedang melepas lelah.

Ada yang menggadaikan sepeda motornya demi membiayai perjalanan ke monas, ada pula yang mencarter pesawat demi berkumpul dalam suasana fenomenal di monas.

Allohu Akbar

Ini masalah keimanan, bukan urusan politik praktis. Bagi para nyinyirun, urusan ini pasti diluar nalar logika mereka. Biarlah mereka berfikir dan berbicara dengan kadar pengetahuannya.

Biarlah kami dianggap tolol, semoga Alloh menerima seluruh pengorbanan kami menuju kebangkitan Islam dan umat Islam.

Reuni 212 2018 (1)

AlQuran iman kami
AlQuran pedoman kami
AlQuran petunjuk kami
AQuran satukan kami

Jika mendengar mars aksi bela islam, kelopak mata ini langsung panas, air mata meleleh tak terbendung, tumpah, bahagia mengharu biru. Lebay ahh, kata alnyinyirun.

Kok bisa? Padahal cuma lagu.

Inilah mungkin rasa yang teraduk bersama getaran hati yang merindukan sesuatu yang baik berlaku di negeri tercinta ini.

Bagi kamu-kamu yang tidak pernah hadir apalagi yang amat benci dengan acara 411 dan 212, mungkin acara ini adalah sesuatu yang mubadzir dan memuakkan sehingga harus dinyinyir dan dihalangi sebisa mungkin walau melukai hati nurani kamu sendiri.

Bayangkan, ada upaya persatuan dari umat suatu agama, kamu kok benci sampai ke ubun-ubun, memangnya salahnya dimana?

Coba kamu pikir dengan jernih, hukum dibagian mana yang menyatakan persatuan umat yang sedang digalang oleh para ulama pemberani adalah sebuah kesalahan dan kejahatan?

Lebih aneh lagi, yang nyinyir dan benci adalah orang-orang yang mengaku muslim. Lah yang non-muslim aja banyak yang mendukung kok… aneh bin ajaib kan.

Masih terngiang, aksi 212 yg begitu monumental dan bersejarah yg mampu menumbangkan kesombongan penguasa jakarta yang didukung kekuatan raksasa di belakangnya.

Tempat Pendaftaran SWI Pertama Kali

Sebagai sekolah yang belum memiliki gedung, kami sebagai pengelola sekolah tentu saja bingung. Iya bingung menentukan di mana tempat yang akan digunakan untuk memulai pendaftaran murid baru.

Aneh ya, mau menerima pendaftaran siswa baru kok bingung. Lagian tidak memiliki gedung kok nekad mendirikan sekolah? Begitu mungkin gumam-an dan ketidakmengertian banyak orang yang menyaksikan kenekadan kami mengelola sekolah tanpa gedung.

Di mana-mana, orang yang mendirikan sekolah ya membangun gedung sekolah nya dahulu, baru kemudian memasang spanduk penerimaan murid baru. Lah ini, gedung sekolah belum kelihatan sudah nekad bikin sekolah. ‘Gila’.

Ini dia penampakan tempat pendaftaran murid baru SDIT Wirausaha Indonesia Tahun Pelajaran 2012/2013. Kami membayar sewa toko ini untuk 6 bulan, alhamdulillah baru dipakai selama satu bulan, kami mendapatkan ruko untuk disewa selama satu tahun di Blok F1R No.33.