Keseruan di Pulau Tidung

Berangkat Snorkling di Pulau Kecil

Beberapa waktu yang lalu kami dua keluarga berkesempatan berwisata ke pulau Tidung, keluarga saya dan keluarga adik saya, Puji. Kesempatan yang cukup langka, mengingat adik saya adalah karyawan perusahaan otomotof yang cukup sibuk.

Tanggal 15-16 Juni 2019 kami bisa ke sana.

Cukup menarik berwisata ke gugusan Kabupaten Kepulauan Seribu ini. Perjalanan dari Cikarang menuju Pelabuhan Muara Angke memakan waktu sekitar 2 jam. Kami berangkat selepas shubuh dan sampai di pelabuhan sekitar pukul 07.50. Cukup untuk menunggu antrian tiket kapal tradisional yang akan mengantar kami ke pulau Tidung.

Sekitar pukul 08.30 kami menaiki kapal kayu dan baru berangkat pukul 10 an. Perjalanan sekitar 3 jam dengan perkiraan kecepatan, jika dikonversikan ke perjalanan darat mungkin sekitar 30 km/jam.

Berfoto Bersama di Dekat Jembatan Cinta

Sesampainya di pulau Tidung, tour guide sudah menunggu kami dan segera mengantar kami ke penginapan. Di penginapan kami diminta untuk segera shalat dan bersiap untuk menuju jembatan cinta dan kegiatan snorkling di pulau kecil.

Selanjutnya kami naik banana boat. Sekitar pukul 17.30 kami menuju ke arah barat pulau menggunakan sepeda sewaan untuk melihat sunset yang konon katanya sangat indah. Sayangnya, ketika itu sedang ada awan, jadi kami tidak melihat sunset dengan baik.

Selesai pulang dari sunset, kami kembali ke penginapan, mandi, shalat maghrib dan isya dan bersiap untuk acara barbekyu di depan penginapan. Paginya, kami menuju jembatan cinta untuk melihat sunrise. Agaknya kami kurang beruntung, karena untuk melihat sunrise pun kami tidak bisa melihatnya dengan baik karena terhalang oleh awan.

Bersiap Snorkling

Sepulang dari jembatan cinta, kami bersiap untuk perjalanan pulang kembali ke pelabuhan. Kami berangkat ke pelabuhan pulai Tidung sekitar pukul 10.00. Kami berangkat pukul 11.00 dan sampai di pelabuhan Muara Angke pukul 14.00. Dan kami bersiap menuju Cikarang.

Alhamdulillah liburan kali ini sangat menyenangkan.