Memulai Usaha, Kapan Dimulai?

Ketika sedang istirahat di sela-sela super training MR, kami berbincang akrab dengan teman satu kamar di kamar hotel sambil bersantai. Sebelumnya kami sudah ngobrol cukup panjang pada saat makan siang menganai usaha saya mendirikan sekolah dasar Islam.

Dia nanya, “Bagaimana awalnya bapak memulai usaha sekolah?”. Saya menjawab dengan kalimat singkat, “Disaat saya merasa penghasilan menjadi dosen itu mentok diangka 3 jutaan, sementara anak saya sudah 3 dan mulai bersekolah”.

Gedung Sekolah Tahun 2013

Berarti bapak memulai usaha disaat tidak memiliki cukup dana untuk memodali usaha dong? Iya. Kok bisa ya, memulai usaha dengan modal yang hampir tidak ada.

Saya balik bertanya, andai ketika itu saya memiliki penghasilan yang lumayan gede dan sangat cukup untuk kehidupan keluarga, apa iya saya akan memulai sebuah usaha? Belum tentu.

Itulah, keadaan manusia. Ketika memiliki penghasilan yang dirasa sangat cukup, dia tidak akan merasa perlu untuk membangun usaha, karena sudah berada di zona nyaman. Sebaliknya, walaupun dalam kondisi keterbatasan, dia memiliki tekad yang sangat kuat karena dia sudah tidak bisa mengharapkan perbaikan pendapatan di tempat kerjanya saat itu. Di sudah mentekadkan dan memikirkan masa depan keluarganya kelak.

Saat Masih Mengontrak, 2012

Maka, mulailah membangun usaha ditengah-tengah kesulitan keuangannya. Manusia hanya perlu punya mimpi yang besar, selanjutnya Allah lah yang akan mewujudkan impiannya itu.

Sukses Bersama Magnet Rezeki

Mendapatkan ilmu baru adalah sesuatu yang sangat menyenangkan bagi saya. Alhamdulillah saya berkesempatan untuk mengikuti Super Tranining Magnet Rezeki pada hari Jumat-Sabtu tanggal, 2-3 Agustus 2019. Super training yang menghadirkan pembicara utama yang juga founder Magnet Rezeki bapak Nasrullah ini bertempat di Hotel Gerbera puncak, Bogor.

Berfoto Bersama Seusai Acara

Registrasi dimulai pada hari Jumat pukul 08.00 sampai pukul 09.00. Pukul 09 kami sudah bersiap untuk mendapatkan materi pertama. Pak Nasrulloh sebagai pemateri tunggal menyampaikan beberapa materi penting dalam ilmu magnet rezeki. Materi yang disampaikan pada hari pertama adalah landasan magnet rezeki, perisai rezeki, konsep dasar, law of projection, garpu tala dan pelaksanaan shalat magrib dan isya berjamaah.

Sedangkan materi dan acara pada hari kedua adalah, shalat taubat secara sendiri-sendiri, shalat tahajjud berjamaah, bermaaf-maafan dan materi paradox of candy, spiritual meter dan terakhir adalah panah arjuna.  

Secara keseluruhan semua materinya sangatlah menarik, apalagi yang membawakan materinya adalah sang penemu ilmunya, yaitu bapak Nasrullah. Namun ada materi yang betul-betul sangat berkesan, yaitu ketika kami melaksanakan praktek ilmu garpu tala. Dalam ilmu garpu tala, kami diajarkan untuk menyelesaikan segala persoalan dengan Al-Qur’an.

Keramik Impian

Pada acara shalat taubat dan shalat tahajjud ini benar-benar menguras air mata kami peserta. Hal ini mengingat kami telah menyadari betapa banyak dosa dan kesalahan yang sudah kami perbuat kepada orang-orang baik kepada orang tua, suami/istri, anak-anak dan orang-orang disekitar kami.

Acara terakhir adalah panah arjuna. Materi ini digantikan dengan praktek memecahkan keramik menggunakan lampu bolam. Kami diberikan keramik bersih dan kami diminta menuliskan seluruh impian di atas keramik itu dengan menggunakan spidol permanen. Jika impian kita kuat dan penuh dengan keyakinan, maka keramik tersebut akan pecah setelah dijatuhi lampu bolam. Saya termasuk yang dapat memecahkan keramik dengan sekali jatuh. Sedangkan ada beberapa peserta yang baru memecahkan keramik setelah menggunakan 3-4 kali penjatuhan lampu bolam.

Demikian pelaksanaan Super Training Magnet Rezeki gelombang pertama di Bogor. Akhirnya, kami semua berharap selalu dalam limpahan rizki yang begitu deras bagai air bah. Amiin.

Super Training Magnet Rezeki

Saya mengikuti Super Tranining Magnet Rezeki pada hari Jumat-Sabtu tanggal, 2-3 Agustus 2019. Super training yang menghadirkan pembicara utama yang juga founder Magnet Rezeki bapak Nasrullah ini bertempat di Hotel Gerbera puncak, Bogor.

Registrasi dimulai pada hari Jumat pukul 08.00. Pukul 09.00 kami sudah bersiap untuk mendapatkan materi pertama. Acara ini berakhir pada hari Sabtu pukul 18.00.

Berfoto bersama bpk Nasrullah

Dahulu sering memikirkan sesuatu yang belum pernah terjawab dengan baik. Yaitu keterkaitan antara tujuan penciptaan nabi Adam AS dengan manusia keturunannya di dunia.

Kini terjawab sudah.

Hadir di pelatihan yang luar biasa ini membuat saya semakin yakin bahwa manusia diciptakan oleh Alloh SWT hanya untuk bersenang-senang.

Manusia diciptakan bukan untuk bekerja keras, bersaing dan saling meniadakan satu dengan yang lain.

Karena pada hakekatnya, di dalam dunia quantum, seluruh manusia itu SATU, SAMA dan TERHUBUNG satu sama lain.

Satu lagi, pada dasarnya Alloh SWT menyediakan rizki yang begitu berlimpah dan begitu deras, hanya saja banyak manusia yang ‘tdk mau’ menerimanya dikarenakan ketidaktahuannya.