Arsip Kategori: Inspiratif

Balada Hidup Manusia

Manusia itu unik. Ketika tenaga masih kuat-kuatnya, kebutuhan hidup masih sangat kecil, jumlah anak baru 1-3, sekolah pun baru tingkat TK / PAUD. Belum butuh banyak biaya. Paling-paling biaya uang pangkal sekitar 3-7 jutaan, spp masih dalam hitungan ratusan ribu rupiah.

Ketika usia 40 – 50 an, disaat naik motor sebentar saja minta kerokan karena gampang masuk angin, kena rintik-rintik hujan langsung demam, nyangkul kerja bakti warga pinggang serasa mau putus, sedikit-sedikit sakit, sedikit-sedikit pusing, mata sudah bukan minus lagi tapi plus-minus, tenaga sudah kurang produktif, suka lemas dan mudah hilang gairah kerja.

Justru disaat seperti itu anak-anak kita sedang membutuhkan biaya yang cukup besar. Yang kecil smp, kakanya masuk sma, kakaknya yang pertama masuk kuliah. Kebutuhan uang pangkal anak dari smp sampai kuliah saja bisa sampai 50 jutaan. Belum lagi biaya bulanan, dari mulai spp, biaya kos, biaya buku dan biaya lain-lain mungkin bisa mencapai 6 juta an per bulan.

Jangan lupa, kita juga harus mempersiapkan biaya untuk naik haji, membantu bahkan membiayai orang tua dan saudara-saudara yang memerlukan uluran tangan kita.

Itulah manusia, semakin tua justru kebutuhan semakin besar.

Gerobak Ketoprak

Oleh karenanya, jika bukan dari sekarang, kapan lagi kita memulai usaha? Pada akhirnya, kita akan menemui masa pensiun yang memaksa kita untuk membangun usaha sendiri. Mau tidak mau kita harus mulai membangun usaha sendiri untuk mempersiapkan masa hari tua kita ketika sudah tidak produktif lagi.

Yuuk kita membangun usaha dari sekarang, dengan modal yang ada dan mengambil kesempatan yang tersedia saat ini. Jangan muluk-muluk nunggu punya modal puluhan juta, ratusan juta apalagi miliaran. Lagian siapa juga yg mau ngasih modal.

Modal Dengkul

Bisnis itu hanya modal dengkul, bahkan jika kamu tidak punya dengkul, pinjam dengkul orang lain.

Sering kali kita mendengar jika modal merupakan syarat utama yang harus dimiliki jika ingin memulai sebuah bisnis, untuk itulah mereka akan bersusah payah mencari investor, pinjaman bank, atau dari siapapun yang dipercaya untuk memberikan pinjaman modal. Padahal semakin bisnisnya berkembang mereka tentu akan membutuhkan modal tambahan.

Bob Sadino menjadi salah satu contoh, jika untuk memulai usaha dia tak membutuhkan modal milyaran seperti yang kerap dilakukan kebanyakan orang yang memiliki beragam ide brilian. Om Bob memulai usahanya dengan modal seadanya. Hal pertama yang harus dimiliki seseorang untuk memulai sebuah bisnis, bukanlah modal melainkan keberanian untuk memulai.

Sumber: https://www.hipwee.com/narasi/ingin-jadi-entrepreneur-baca-dulu-yuk-motivasi-sukses-bob-sadino-ini/

Orang Pintar vs Orang Goblok

Buat kamu yang masih berstatus sebagai mahasiswa ataupun freshgraduate sebaiknya baca dulu beberapa motivasi bisnis dari pengusaha Bob Sadino ini, agar kamu lebih yakin jika kesuksesan bukan hanya milik mereka yang memiliki sederet gelar akademik, ataupun mereka yang bekerja pada sebuah perusahaan ternama. Karena sejatinya seorang entrepreneur juga bisa sukses seperti mereka.

Orang pintar kebanyakan ide dan akhirnya tidak ada satu pun yang jadi kenyataan. Orang goblok hanya punya satu ide dan itu jadi kenyataan

Begitulah faktanya, orang pintar biasanya cenderung berpikir lebih dari sekali jika ingin melakukan sesuatu. Seoalah-olah mereka tahu akan berbagai hal, untuk itulah segala sesuatu di pikirkannya secara matang, baik bibit bebet bobotnya bahkan mereka mampu menganalisa sebuah permasalahan hingga kemungkinan buruknya sekalipun. Terlalu banyak berpikir menjadikannya tidak segera melangkah.

Lain halnya dengan orang bodoh, karena tidak memiliki pengetahuan yang cukup, dia asal saja terus bergerak melangkah, tanpa beban takut gagal atau rugi mereka terus saja bergerak. Jika usaha yang dijalankannya ternyata gagal, dia hanya perlu bangkit. Sedang jika rugi, dia hanya perlu memutar otak untuk menutup kerugiannya.

Sumber: https://www.hipwee.com/narasi/ingin-jadi-entrepreneur-baca-dulu-yuk-motivasi-sukses-bob-sadino-ini/

Jack Ma: “Kalau Masih Miskin Sampai Umur 35, Itu Salahmu Sendiri!”

Sebelum memutuskan memulai Alibaba, Jack Ma mengumpulkan 24 orang teman di rumahnya untuk meminta pendapat mereka. Dari 24 orang tersebut, 23 orang menyuruhnya berhenti.

Penolakan keras ini juga ditunjukkan oleh keluarga Jack Ma. Hal itu menjadi kejadian yang wajar, sebab pada tahun 1995 internet baru mulai berkembang di Cina. Belum ada yang bisa memprediksi bagaimana masa depan perusahaan yang menggantungkan diri sepenuhnya pada jaringan internet.

Dari 24 orang teman yang datang ke rumah Jack Ma, hanya satu orang yang mendukungnya. Teman yang bekerja sebagai bankir itu mengatakan: “Kalau kamu memang ingin melakukannya, coba saja. Kalau memang nanti semua tidak berjalan seperti yang kamu inginkan, kamu tinggal kembali ke hal yang kamu lakukan sebelumnya”

Menurut Ma, ada beberapa cara yang bisa membuat orang mencapai sesuatu sebelum umur 35:

  1. Lihat kesempatan jangka panjang
  2. Jangan merendahkan setiap kesempatan
  3. Cepat bergerak dalam merespon sesuatu
  4. Perbanyak pengetahuan
  5. Seseorang bisa tetap miskin jika tidak bisa mengalahkan rasa takut
  6. Kamu akan tetap miskin kalau kamu tidak punya semangat juang
  7. Dengan memiliki ambisi, kamu bisa memaksimalkan potensi yang kamu miliki
  8. Ambisi membuat kamu punya kekuatan untuk mengalahkan semua rintangan dan membuat keajaiban
  9. Milikilah ambisi supaya kamu terus ingin belajar dan tidak cepat puas
  10. Berjuanglah, karena tidak akan ada yang mengasihanimu
  11. Saat keluargamu tidak mampu membayar biaya pengobatan, tidak akan ada yang kasihan padamu
  12. Kalau kamu dikalahkan oeh pesaingmu, tidak akan ada yang kasihan padamu
  13. Jika sampai umur 35 kamu masih belum menghasilkan apa-apa, tidak akan ada orang yang kasihan padamu

Sumber: https://www.hipwee.com/sukses/jack-ma-kalau-masih-miskin-sampai-umur-35-itu-salahmu-sendiri/?ref=artikel_rekomendasi

Bila Pohon Semakin Meninggi

Bila pohon semakin meninggi, kan bersua dengan angin yang merobohkannya.

Bila pohon semakin meninggi, kan bersua dengan hujan menderas yang kan menghanyutkan nya.

Bila pohon semakin meninggi, akan bersua dengan teriknya matahari yang akan mengerontangkan nya.

Bila pohon semakin meninggi, kan bersua dengan badai yang akan memporak-porandakannya

Namun menjadilah pohon yang tak hanya meninggi namun harus menghunjam kan akarnya agar tak mudah ditumbangkan, meski sedahsyat apapun kekuatan yang akan menyerangnya.

Akar yang menghunjam itulah iman yang teguh, keyakinan yang penuh totalitas sehingga apa pun yang terjadi tak pernah lepas dari kehendak Allah.

Batangnya yang kokoh dan menjulang tinggi menunjukkan ketangguhan dan kekokohan prinsipnya yakni untuk menegakkan kalimatullah.

Itulah pohon yang baik.
Kala meninggi hadirkan keteduhan dan kebermanfaatan bagi orang banyak.
Daunnya pun semakin rimbun hingga hadirkan sepoi-sepoinya angin.

Mari kita kuatkan motivasi dan azam dalam bekerja mengusung amanah maka bagaikan pohon yang semakin kokoh akarnya.

Dalam kondisi yang sulit, kita masih dapat bekerja dan terus tumbuh dengan amal kebaikan, itu menunjukkan kekuatan iman dan niat kita hanya untuk Allah.

Pelajaran yang bisa dipetik adalah…..

Terkadang kesuksesan kita itu menjadi sandungan bagi orang lain.

Keberuntungan-keberuntung an yang kita dapatkan dari Allah bisa membuat orang lain tidak rela. Entah apa pun namanya

Namun perlu disadari bahwa yang namanya angin, hujan, badai, terik matahari adalah sunatullah. Dan semua pasti akan berlalu.

Kesabaranlah serta kesyukuran yang menjadi penjaga hati kita agar tetap melangkah tanpa terjeda sedikitpun.

Asshobru minassayajaah… Sabar itulah wujud dari keberanian kita dalam menghadapi masalah.

Begitu pula ungkapan syukur yang akan semakin meninggikan derajat kita di hadapan Allah.

Allah telah berfirman: “Apakah manusia mengira bahawa mereka akan dibiarkan mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka belum diuji?” (QS Al-Ankabut:2-3).

Sebuah keberuntungan bila diri kita menjadi terpilih melalui berbagai ujian. Karena itulah jembatan yang akan mengantarkan kita menuju surga.

Skenario Allah kadang tidak kita pahami lantaran keterbatasan kita sebagai manusia.

Jika manusia mau menyadari bahwa Rasulullah mengingatkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi bermaksud:
“Sesungguhnya bagi setiap umat ada ujian dan ujian bagi umatku ialah harta kekayaan.”

Masya Allah, Walhamdulillah,
Wallahu Akbar,
Wallahu musta’an.

Biarlah Allah yang atur skenario terbaiknya hingga beri keajaiban. Insya Allah. (Ustadzah Rochma Yulika)

Marketing Langit

Saya beberapa kali bertemu dan belajar dengan para pengusaha-pengusaha yang omsetnya sudah milyaran per bulan bahkan perhari dan perusahaanya selalu mengalami kebanjiran order.

Ketika saya belajar dengan mereka, saya sangat terkejut sekali ketika sudah membahas soal Markeing Langit…

Ternyata para pengusaha tersebut yang omsetnya bisa milyaran per bulan, mereka bisa mendapatkan omset segitu karna mereka mempraktekan ilmu marketing langit terlebih dahulu sebelum mempraktekan ilmu marketing bumi

Apakah Anda sudah tau Marketing Langit itu apa?

Marketing Langit itu adalah usaha-usaha yang kita lakukan selain dengan ilmu-ilmu dunia (Ilmu Marketing, Ilmu Closing, Dll )

Lalu Contoh dari Marketing Langit itu apa saja?

1. Ketaatan para istri kepada suaminya
2. Melaksanakan Ibadah Solat wajib tepat waktu
3. Melaksanakan ibadah solat sunnah (Dhuha & Tahajud)
4. Sedekah Setiap Hari
5. Berbakti kepada orang tua
dan
6. Bersilaturahim

Nahh, kebanyakan dari anda mungkin ada yang lebih memikirkan urusan marketing dunia daripada marketing langit saat ini.

Sekarang coba anda renungkan “Sebenernya anda berbisnis saat ini hanya untuk mengejar urusan dunia saja atau anda berbisnis untuk mengejar urusan akhirat?”

Jika anda dalam berbisnis hanya mengejar urusan dunia pantaslah anda mengalami hal-hal seperti ini :
1. Closing sedikit anda marah-marah
2. Ketika anda berbisnis yang penting untung banyak, masalah produk bermanfaat atau tidak saya tidak mau tau
3. Marah-marah di sosial media ketika di phpin customer
4. Maksa-maksa customer untuk cepat-cepat transfer dan beli produk yang kita jual
5. Jengkel pada upline yang ga bisa bimbing
6. Jengkel pada member jika mereka ga aktif
7. Anda terobsesi pengen cepat kaya dalam waktu singkat sehingga dalam berbisnis anda tidak ingin tau ini bisnis atau haram

Jika anda dalam berbisnis seperti itu naudzubilah, Sesungguhnya urusan dunia itu hanyalah tipuan belaka, dan sesungguhnya kehidupan akhirat itulah yang akan kekal.

Percayalah jika anda berbisnis hanya terobsesi dalam urusan uang/dunia saja saja maka :
1. sebanyak apapun anda mempunyai harta maka anda tidak akan pernah merasa cukup.
2. Walaupun Anda mempunyai harta ratusan juta maka hatimu akan mengalami kegelisahan yang terus menerus seolah-olah hidup ini tidak ada artinya
3. Anda akan semakin jauh dari pertolongan Allah Ta’ala
4. Anda akan semakin jauh dari apa yang yang diperintah Allah Ta’ala dan Rasulnya.

Apalagi jika anda dalam berbisnis sudah mengabaikan urusan halal dan haram.

Janganlah kamu berpikir bahwa “Cari uang yang haram aja susah apalagi yang halal”

Sungguh cara berpikir orang demikian adalah cara berpikir orang-orang bodoh.

Rejeki Allah Itu Luas dan Rejeki yang halal pun masih banyak di dunia ini tapi kenapa anda masih mencari nafkah/harta dari jalur yang haram.

Apakah Anda tidak kasihan dengan anak dan pasangan anda, mereka di kasih makan dari jalur yang haram.
Jika anak anda di beri makan dari jalur yang haram, maka mau jadi apa nantinya anak anda?

Jika anda dalam mencari rejeki dari jalur yang haram maka anda akan mengalami hal-hal seperti ini :
1. Keluarga berantakan
2. Anak kurang ajar dan tidak mau nurut sama orang tuanya
3. Suasana rumah terasa seperti neraka dan merasa sudah tidak ada lagi ketenangan di rumah
4. Anda mencari kesenangan kesenangan dunia agar hati anda tenang tetapi justru yang di dapat malah hati anda akan semakin gelisah

Jika anda berbisnis sudah mengalami hal hal seperti ini maka “Segeralah bertaubat” dan luruskan niat anda dalam berbisnis.

Bukankah anda sudah sering mendengar perkataan seperti ini “BISNIS ITU BUKAN MASALAH UNTUNG RUGI TETAPI MASALAH SURGA DAN NERAKA”

Memanglah demikian, Berbisnis itu bisa mengakibatkan seseorang masuk surga dan bisa mengakibatkan seseorang masuk neraka.

Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya susah menjadi sangat kaya raya

Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya kaya raya menjadi miskin sekali

Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya rajin beribadah menjadi lalai dalam beribadah
ada juga

Bisnis itu bisa mengakibatkan seseorang yang tadinya lalai dalam beribadah setelah berbisnis justru malah semakin dekat dan rajin dalam beribadah.

Kembali Lagi ke teknik marketing langit.
Sebelum anda belajar marketing dunia sebaiknya anda perbaiki dulu marketing langitnya, agar apa?

Agar percepatan bisnis anda meningkatkan jauh lebih cepat.

Mulai sekarang coba :
1. Perbaiki Hubungan antara anda dan suami anda. Rejeki suami itu tergantung pada istrinya. Jika istrinya semakin soleha maka rejeki suami dan keluarganya akan di permudah 🙂
Berikut 9 Ciri-Ciri Wanita Yang Akan Membawa Rezeki Buat Suaminya :
# 1. Wanita yang taat pada Allah dan rasulNya.
# 2. Wanita yang taat pada suaminya.
# 3. Wanita yang melayani suaminya dengan baik.
# 4. Wanita yang berhias hanya untuk suaminya.
# 5. Jika ditinggal menjaga kehormatan dan harta suami
# 6. Wanita yang senantiasa meminta ridha suami atasnya
# 7. Wanita yang menerima pemberian suami dengan ikhlas
# 8. Wanita yang bisa menjadi partner meraih ridha Allah.
# 9. Wanita yang tak pernah putus doa untuk suaminya.

2. Solat wajib dijalankan tepat waktu
Untuk perempuan lebih baik solat di rumah, jika ingin di masjid boleh asalkan dapat ijin dari suaminya
Untuk Laki-laki di wajibkan untuk di masjid secara berjamaah

3. Melaksanakan ibadah solat sunnah ( Dhuha Dan Tahajud)
Kerjakan solat sunnah dhuha 6 rakaat dan solat tahajud 11 rokaat jika rejeki anda ingin di lancarkan.
Jika anda ingin kaya dalam 40 hari lakukan solat sunnah ini dalam waktu 40 hari tanpa putus 1 hari pun. (Ilmu dari Mas Ippho)

4. Sedekah Setiap Hari
Sedekah itu lebih baik sedikit tapi tiap hari daripada banyak tapi cuman sekali.
Jauh lebih baik jika sedekahnya banyak dan tiap hari 🙂 heee

Alhamdulilah saya pernah praktek ilmu sedekah ini hasilnya luar biasa.
Dulu saya praktek sedekah 20% dari penghasilan setiap hari saya 🙂 kehidupan saya jauh lebih baik.

Tapi jika anda masih pemula saya sarankan rutinkans sedekah 1000 setiap hari, dan jangan sampai putus dalam waktu 40 hari 🙂
5. Berbakti kepada orang tua
Jika anda sampai detik ini masih punya kedua orang tua muliakan mereka. Terutama ibu.
Ibumu itu keramat. Semakin kamu memuliakan ibumu, hidup anda akan jauh lebih baik daripada sekarang 🙂
Minta doa ke mereka agar urusan kehidupan anda selalu di permudah.

6. Silaturahim
Mulai sekarang anda seringkan silaturahim ke orang-orang entah itu di dunia online atau offline tujuannya adalah menjalin rasa kekeluargaan.
Jangan sampai anda silaturahim cuman pas ada butuhnya doang.

Ingat,

“SEBELUM ANDA MENJALANKAN STRATEGI MARKETING BUMI, ANDA JALANKAN DULU STRATEGI MARKETING LANGIT”

Karna sebaik apapun rencana anda tidak akan bakal terwujud jika Allah Ta’ala tidak meridhoi.

“DALAM HAL APAPUN BIASAKAN MENGGUNAKAN PRINSIP : ALLAH DULU, ALLAH LAGI, DAN ALLAH TERUS”

Karna semua yang ada di dunia ini sudah di atur sama Allah Ta’ala. Anda minta mobil mintanya ke Allah, Anda pengen umroh di bulan maret mintanya ke Allah, Anda pengen banjir order mintanya ke Allah Juga 🙂

“BERSUYUKURLAH APA YANG SUDAH ANDA MILIKI”

Sebelum anda menerima rejeki yang lebih banyak lagi lebih baik anda bersykur terlebih dahulu. Perbesar wadahnya, Dan Pantaskan diri terlebih dahulu jika anda ingin minta rejeki yang lebih banyak.

Jangan sampai anda Lalai dari urusan akhirat karna urusan-urusan dunia.
Sungguh URUSAN DUNIA ITU MENIPU.

ada banyak ayat yang bercerita bahwa urusan akhirat jauh lebih baik daripada urusan dunia :

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS Al-An’aam ayat 32)

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui” (QS Al-Ankabut 64) –Dewa Eka Prayoga

Hikmah dari Tepi Jalan

Pagi itu penjaja koran berteduh di emperan toko. Sejak subuh hujan turun cukup deras, yg membuatnya tidak bisa menjajakan korannya.

Terbayang di benakku, tidak ada satu sen pun uang yg akan ia peroleh kalau hari terus hujan. Namun, kegalauan yg kurasakan ternyata tdk tampak sedikitpun di wajah Penjual Koran Sang Teladan.

Hujan masih terus turun. Si penjaja koran pun tetap duduk di emperan toko sambil tangannya memegang sesuatu. Tampaknya seperti sebuah buku. Kuperhatikan dari kejauhan, lembar demi lembar ia baca. Awalnya aku tdk tahu apa yg sedang ia baca. Namun saat kudekati, ternyata.. AL-QURAN yg dibacanya..

+ “Assalamu ‘alaikum”
– “Waalaikum salam”
+ “Bagaimana jualan korannya, Mas” …
– “Alhamdulillah, sudah satu yg terjual.”
+ “Wah susah juga ya kalau hujan begini” …
– “Insya Allah ada rizkinya.”
+ “Terus, kalau hujannya sampai sore?”
– “Itu artinya rizki saya bukan jualan koran, tapi banyak berdoa.”
+ “Kenapa?”
– “Kata Rasulullah SAW, saat hujan adalah saat mustajab utk berdoa. Punya kesempatan berdoa, juga rizki namanya.”
+ “Lantas, kalau tidak dpt uang?”
– “Berarti, rizki saya bersabar”
+ “Kalau tdk ada yg dimakan”? …..
– “Berarti rizki saya berpuasa”
+ “Kenapa Mas bisa berpikir seperti itu?”
– “Allah SWT yg memberi rizki. Apa saja rizki yg diberikan-Nya saya syukuri. Selama jualan koran, meskipun tidak laku, dan harus puasa, tapi saya blm pernah kelaparan” – katanya mantap dan ihlas menutup pembicaraan

Sahabat …
Hujan pun reda. Si penjaja koran bersiap-siap utk berjualan. Ia pamit sambil memasukkan Al-Quran ke dlm tas gendongnya.

Aku termenung …Saya trenyuh thd diri sendiri setelah menyimak kalimat tausiah yang diucapkan seorang loper koran.

Ada penyesalan di dalam hati. Kenapa kalau hujan aku masih resah-gelisah. Khawatir tidak dapat uang, … khawatir rumahku terendam banjir, … khawatir tdk dpt hadir di undangan … khawatir tidak bisa bertemu klien dan kawan seprofesi …

Kembali baru kusadari, rizki bukan semata uang. Bisa bersabar, berpuasa, berdoa, beribadah kesalehan sosial lain apapun itu, adalah juga rizki dari Allah SWT.

Sahabat …
Rizki hidayah dan bisa bersyukur adalah jauh lebih bermakna daripada pekerjaan dan uang. Dari apapun juga ……. Tetap Semangat dan selalu Bersyukur kepada NYA.
SEMOGA BERMANFAAT

Kisah Ular dan Gergaji

Seekor ular memasuki gudang tempat kerja seorang tukang kayu di sore hari. Kebiasaan si tukang kayu adalah membiarkan sebagian peralatan kerjanya berserakan dan tidak merapikannya. Nah, ketika ular itu masuk ke sana, secara kebetulan ia merayap di atas gergaji.

gergaji

Tajamnya mata gergaji menyebabkan perut ular itu terluka. Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya. Ia pun membalas dengan mematuk gergaji itu berkali-kali. Serangan yang bertubi-tibu menyebabkan luka parah di bagian mulutnya.

Marah dan putus asa, ular berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya untuk mengalahkan musuhnya. Ia pun lalu membelit kuat gergaji itu. Belitan yang menyebabkan tubuhnya terluka amat parah. Dan akhirnya ia pun binasa.

Di pagi hari si tukang kayu menemukan bangkai ular di sebelah gergaji kesayangannya.

———-

Kadangkala di saat marah, kita ingin melukai orang lain. Setelah semua berlalu, kita baru menyadari bahwa yang terlukai sebenarnya adalah diri kita sendiri.

Banyaknya perkataan yang terucap dan tindakan yang dilakukan saat amarah menguasai, sebanyak itu pula kita melukai diri sendiri.

“Orang yang tak berpengalaman mendapat kebodohan, tetapi orang yang bijak bermahkotakan pengetahuan”.

Tidak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta.

Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.

Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan.

Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.

Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran.

Semua itu haruslah berasal dari hati kita.

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa meredam amarah padahal dia mampu melampiaskannya (karena mampu/berkuasa), maka Allah memanggilnya di hadapan para makhluk di hari kiamat, Dia menyuruhnya memilih daripada bidadari apa yang dia kehendaki” (HR. Abu DAud)

Semoga bermanfaat…

Mencari Kebahagiaan

Seorang pemuda duduk dengan tatapan kosong di samping telaga. Dia sedang galau dan tidak bahagia.

“Sedang apa kau di sini, anak muda?” tanya seorang kakek yang tinggal di sekitar situ.

Mencari kebahagiaan
Kebahagiaan

Anak muda itu menoleh sambil berkata. “Aku lelah, Pak Tua. Aku sudah berusaha mencari kebahagiaan, tapi tak kunjung ku dapatkan.” Keluh si anak muda dengan wajah muram.

“Di depan sana ada sebuah taman. Coba ke sana dan tangkap seekor kupu-kupu. Setelah itu aku jawab pertanyaanmu,” jawab si kakek.

Meski ragu, anak muda itu pergi juga ke arah yang ditunjuk.

Tiba di sana, dia takjub melihat taman indah dan kupu-kupu yang beterbangan.

Si pemudah mengendap-endap menuju sasarannya. Hap…! Sasaran itu luput. Dikejarnya kupu-kupu ke arah lain. Hap…! Lagi-lagi gagal. Dia berlari tak beraturan, menerjang rumput, tanaman bunga, semak. Tapi, tak satu pun kupu-kupu berhasil ditangkapnya.

Si kakek berkata, “Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Sibuk berlari kesana kemari, menabrak tak tentu arah, bahkan menerobos tanpa peduli apa yang kamu rusak?”

“Nak, mencari kebahagiaan layaknya menangkap kupu-kupu. Tidak perlu kau tangkap fisiknya, biarkan kecantikannya memenuhi alam semesta ini. Tangkaplah keindahan warna dan geraknya di pikiranmu dan simpan baik-baik di dalam hatimu.”

“Kebahagiaan bukanlah benda yang dapat digenggam dan disimpan. Ia tidak kemana-mana, tapi ada dimana-mana. Peliharalah baik-baik, munculkan setiap saat dengan rasa syukur maka tanpa kau sadari kebahagiaan itu akan sering datang sendiri.”

Kakek itu mengangkat tanggannya. Tak lama, seekor kupu-kupu hinggap di ujung jari dan mengepakkan sayapnya, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya.

Kebahagiaan sesungguhnya tidak jauh, dia ada di setiap hati yang selalu bersyukut. Tidak perlu mencari biarkan dia “datang” sendiri.