Memiliki Impian yang ‘Gila’ 1

Maksud ‘gila’ disini adalah, sesuatu yang sebagian besar orang tidak berani untuk melakukannya. Entah karena merasa saat ini tidak berdaya atau sesuatu yang dianggap mustahil lainnya. Jadi, ‘gila’ di sini maksudnya bukan edan atau tidak waras otaknya.

Gedung Sekarang, 2015

Bagaimana tidak gila. Ketika saya mendirikan Yayasan Sekolah Wirausaha Indonesia (YSWI) pada bulan September 2011, untuk membayar biaya Akta Notaris saja saya tidak mampu. Kok bisa-bisanya mendirikan sekolah.

Tahun 2011 saya dalam kondisi hidup yang kembang kempis, bahkan seringkali kami merasakan lapar karena tidak ada makanan tersedia di rumah. Makanan tersedia setelah istri pulang kerja dan ngutang ke warung.

Bahkan saking tidak adanya makanan di rumah, anak saya yang paling kecil waktu itu, Faiq, kalo ada temannya jajan, dia hanya bisa membasahi tenggorokannya dengan air lurnya. Jangankan uang untuk jajan, uang untuk beli beras saja tidak ada. Untuk mendapatkan beras, kami harus berani ‘menahan malu’ untuk berhutang di warung dekat rumah.

Ketika itu, saya juga masih memiliki hutang yang menggunung akibat kesahalan usaha masa lalu.

Itulah gambaran dimana saya berani mendirikan sekolah, dalam kondisi keprihatinan yang luar biasa.

Lanjut ya…

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *