Pekerjaanku: Mengurus Karyawan Borong

Tahun 1994-1996

Saya bekerja di sebuah perusahaan yang memproduksi besi. Pekerjaan saya adalah kembali mengurus orang. Posisi kerja saya adalah mengurus sistem administrasi dan sistem penggajian karyawan bagian borong.

Apa yang menjadi pertimbangan orang tua dalam memilih sekolah?

Setiap hari saya harus mengkolektif dan memastikan karyawan bekerja dimana, bekerjanya apa dan siapa atasannya. Kemudian mencatat absensi masuk, pulang dan lembur karyawan. Saya membuat laporan setiap hari mengenai absensi, lembur dan pekerjaan karyawan bagian borong yang ditujukan kepada bagian penggajian karyawan.

Jadi, saya membuat laporan mengenai urusan pekerjaan, sedangkan karyawan bagian penggajianlah yang menghitung gaji atau upahnya.

Seringkali saya harus bersitegang dengan karyawan. Gara-garanya gaji atau lemburnya tidak dibayar. Beberapa kali saya diancam karena mereka beranggapan saya lah penyebab gaji atau lemburnya tidak terbayar. Padahal setelah ditelusuri, faktornya bukan karena kelalaian saya selaku pembuat laporan, tetapi salah hitung dari bagian penggajian dan lain-lain.

Itulah resiko mengurusi urusan orang lain.

Baca juga: Kenapa memilih SDIT Wirausaha Indonesia?