Perencanaan

Esensi Perencanaan

Perencanaan merupakan proses dasar di mana manajemen memutuskan tujuan dan cara mencapainya. Perencanaan terjadi di semua tipe kegiatan. Perencanaan dalam organisasi merupakan suatu kegiatan yang esensial. Karena memang fungsi-fungsi manajemen yang lain seperti pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan sebenarnya merupakan impelementasi dari keputusan-keputusan perencanaan.

Arti perencanaan menurut Samuel Certo (1997:134)[1] adalah “proses penentuan bagaimana sistem manajemen (organisasi) akan mencapai atau merealisasikan tujuannya”. Dalam istilah lain yang lebih formal, perencanaan diartikan sebagai “pengembangan program aksi (tindakan) sistematis yang diarahkan pada tercapainya tujuan bisnis yang disepakati melalui proses analisis, evaluasi dan pemilihan di antara peluang-peluang yang diramalkan akan muncul”.

Menurut T.Hani Handoko (2003:77) perencanaan adalah pemilihan sekumpulan kegiatan dan pemutusan selanjutnya apa yang harus dilakukan, kapan, bagaimana dan oleh siapa. Perencanaan yang baik dapat dicapai dengan mempertimbangkan kondisi di waktu yang akan datang dalam mana perencanaan dan kegiatan yang diputuskan akan dilaksanakan, serta periode sekarang pada saat rencana tersebut dibuat.

Perencanaan dibutuhkan di semua tingkatan dan memiliki kecenderungan untuk meningkat sesuai dengan dampak potensial terbesar terhadap sukses organisasi atau tingkatan manajemen atas. Perencanaan organisasi haruslah aktif, dinamis, berkesinambungan dan kreatif. Sudah saatnya perusahaan meninggalkan cara-cara lama dalam merencanakan strateginya. Perencanaan yang reaktif adalah cara-cara yang organisasi dahulu.

 

 

 

 

Setidaknya ada dua alasan pokok pentingnya kegiatan perencanaan (T.Hani Handoko 2003:81), yaitu untuk mencapai “protekcitve benefit” yang dihasilkan dari pengurangan kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pembuatan keputusan dan “positive benefits” dalam bentuk meningkatnya sukses pencapaian tujuan organisasi.

Manajemen puncak menghabiskan sebagian besar waktunya untuk merencanakan rencana-rencana jangka panjang, strategis, keseluruhan organisasi. Manajemen pada tingkatan bawah merencanakan khususnya bagi kelompok kerjanya dan untuk jangka waktu yang pendek.

[1] Puspopranoto, Sawaldjo. 2006. Manajemen Bisnis; Konsep, Teori dan Aplikasi. Jakarta : Penerbit PPM. Hlm.110.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *